Fakta Unik Hari Hak Asasi Manusia (DUHAM) yang Perlu Kamu Tahu

Bercerita Sekilas
By -
0
Globe dan timbangan keadilan sebagai simbol Hari Hak Asasi Manusia
Simbol global dan keadilan: ilustrasi Hari Hak Asasi Manusia.

Ringkasan: Artikel ini membahas 5 fakta unik seputar Hari Hak Asasi Manusia — mulai dari tanggal adopsi DUHAM pada 10 Desember 1948, peran tokoh penting seperti Eleanor Roosevelt, sampai jejak konsep hak asasi yang lebih tua dari PBB. Artikel ditulis singkat, padat, dan mudah dipahami agar cocok untuk semua kalangan.



1. Mengapa 10 Desember Jadi Hari Peringatan?

Pada 10 Desember 1948, Majelis Umum PBB mengadopsi Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM). Dokumen ini memuat prinsip-prinsip dasar martabat dan hak setiap manusia, muncul sebagai respons atas tragedi Perang Dunia II. DUHAM menjadi landasan hukum, moral, dan edukasi yang memengaruhi konstitusi dan undang-undang di banyak negara.

2. Eleanor Roosevelt: “First Lady of the World”

Salah satu tokoh kunci adalah Eleanor Roosevelt, yang memimpin Komisi Hak Asasi Manusia PBB pada masa penyusunan DUHAM. Perannya sangat menentukan sehingga ia dijuluki “First Lady of the World”. Keuletannya dalam diplomasi dan advokasi membantu merumuskan pasal-pasal penting dalam DUHAM.

3. DUHAM — Dokumen Paling Banyak Diterjemahkan

DUHAM telah diterjemahkan ke ratusan bahasa sehingga menjadikannya dokumen internasional yang mudah diakses oleh masyarakat di seluruh dunia. Penyebaran ini memperkuat pemahaman universal tentang hak hidup, kebebasan, dan perlakuan yang adil bagi semua orang.

4. Akar Hak Asasi: Jejak Ribuan Tahun

Fakta menarik: gagasan hak dan keadilan bukanlah hal baru. Jejak konsep hak asasi dapat ditelusuri ke masa kuno—contohnya prasasti dan dokumen yang berkaitan dengan Raja Cyrus Agung dan artefak sejarah lain yang menunjukkan nilai kemanusiaan sudah muncul sejak lebih dari dua ribu tahun lalu.

5. Mengapa Fakta Ini Penting untuk Kita?

Mengetahui sejarah DUHAM dan akar gagasan hak asasi membantu kita memahami bahwa hak adalah hasil perjuangan panjang. Fakta-fakta ini juga mendorong kesadaran bahwa setiap warga punya peran dalam memperjuangkan martabat manusia di level lokal maupun global.

Sumber Referensi

  1. UN — Universal Declaration of Human Rights
  2. Better World Campaign — Profil Eleanor Roosevelt
  3. Britannica — Cyrus Cylinder (sebagai rujukan sejarah kuno)

Jika kamu suka video singkat penuh fakta seperti ini, dukung Channel Bercerita Sekilas dengan subscribe, like, dan komentar. Terima kasih telah membaca!

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)