Operasi CIA: Kucing Mata-Mata Ditabrak Taksi! — Bercerita Sekilas

Bercerita Sekilas
By -
0
Ilustrasi perangkat sadap kecil di trotoar dekat taksi — kisah Acoustic Kitty CIA
Eksperimen rahasia CIA 'Acoustic Kitty' yang berakhir tak terduga — kucing, mikrofon, dan taksi.

Apa itu “Acoustic Kitty”?

Pada 1960-an, CIA meluncurkan sebuah proyek yang nyaris terdengar seperti skenario film: menanamkan mikrofon kecil dan pemancar pada seekor kucing agar bisa menguping pembicaraan di sekitar kedutaan. Tujuan proyek ini adalah memanfaatkan mobilitas kucing yang sering lolos dari perhatian penjaga lapangan. Beberapa laporan menyebut biaya proyek ini mencapai puluhan juta dolar AS.

Kronologi uji coba dan insiden taksi

Versi populer cerita ini mengatakan bahwa uji lapangan pertama berlangsung di sebuah taman dekat kedutaan — kucing yang sudah dimodifikasi dilepas, tetapi alih-alih mendekati target, kucing tersebut menyeberang jalan dan tertabrak taksi. Peristiwa ini lantas menjadi punchline dari proyek yang akhirnya dinyatakan tidak praktis. Catatan internal dan wawancara kemudian menguatkan bahwa kesulitan melatih kucing dan faktor lingkungan membuat metode ini gagal.

Perlu dicatat: beberapa mantan petugas CIA memberi penjelasan tambahan — ada yang menyebut kucing itu "dioperasi lagi dan hidup lama" setelah perangkat dilepas — sehingga versi persisnya memiliki beberapa variasi. Namun konsensus sumber-sumber publik adalah proyek dihentikan pada akhir 1960-an karena dianggap tidak praktis.

Mengapa proyek itu bermasalah?

Ringkasnya, tiga masalah utama muncul:

  • Perilaku kucing tidak dapat dikendalikan secara andal. Hewan peliharaan punya naluri sendiri; melatihnya untuk tetap berada di lokasi pengintaian terbukti sulit. 
  • Masalah teknis & daya baterai. Perangkat pemancar sangat kecil sehingga masa rekam/siaran terbatas.
  • Risiko operasional. Lingkungan nyata (lalu lintas, suara, gangguan) membuat penggunaan hewan sebagai alat intelijen berisiko tinggi

Makna dan warisan cerita ini

Kisah “Acoustic Kitty” lebih dari sekadar anekdot konyol: ia menunjukkan bagaimana masa Perang Dingin mendorong eksperimen kreatif (dan kadang berlebihan) dalam teknologi intelijen. Dari perspektif sejarah, cerita ini menjadi pengingat bahwa sumber terbuka dan catatan deklasifikasi membantu meluruskan rumor sekaligus memberi pelajaran etika tentang penggunaan hewan dan eksperimen teknologi.

Jika Anda suka bacaan tentang fakta sejarah aneh dan eksperimen unik semacam ini, baca juga artikel kami tentang Misteri Hujan Daging Kentucky 1876 atau telusuri kategori Militer untuk cerita-cerita serupa. (Baca juga: Misteri Hujan Daging Kentucky 1876 sebagai contoh kejadian sejarah aneh yang kami bahas).

Catatan kaki & referensi

  1. Wikipedia — Acoustic Kitty.
  2. History.com — When the CIA Learned Cats Make Bad Spies.
  3. Smithsonian Magazine — On animal operatives.

Ingin versi video dan rincian lebih panjang?



Kami sudah membuat versi video singkat (shorts) untuk cerita ini. Jika suka format video ringkas dan fakta unik harian, jangan lupa subscribe Channel YouTube kami: Bercerita Sekilas — Subscribe.

Copyright © Bercerita Sekilas. Sumber primer: History.com, Wikipedia, Smithsonian.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)