Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa candi-candi di Sumatera dan Jawa terlihat begitu berbeda? Ayo kita eksplorasi keunikan masing-masing dalam 90 detik!
Di Sumatera, candi-candi umumnya lebih sederhana dengan pengaruh budaya yang beragam, termasuk India, Tiongkok, dan lokal. Bahan bangunannya pun unik, menggunakan batu bata dan batu pasir lokal. Sebaliknya, candi-candi di Jawa menampilkan arsitektur yang lebih megah dan kompleks, dengan ornamen yang kaya dan dominasi batu andesit. Pengaruh Hindu dan Buddha sangat kuat di Jawa, namun seiring waktu budaya lokal juga tercermin dalam arsitektur mereka. Contohnya, Candi Borobudur di Jawa Tengah yang monumental dan penuh relief dibandingkan dengan Candi Muara Takus di Sumatera yang lebih misterius namun memiliki kompleks terbesar di Asia Tenggara.
Nah, sudah semakin penasaran, kan? Jadi, menurut kamu, mana yang lebih menarik: candi megah di Jawa atau candi sederhana namun penuh sejarah di Sumatera? Tulis pendapatmu di kolom komentar dan jangan lupa like dan subscribe untuk cerita menarik lainnya tentang warisan budaya Indonesia!

Posting Komentar
0Komentar