Sejarah dan Pendiri
L. Ron Hubbard (1911–1986) memulai kariernya sebagai penulis fiksi ilmiah sebelum menerbitkan buku Dianetics: The Modern Science of Mental Health pada tahun 1950. Buku ini memperkenalkan konsep tentang pikiran manusia yang terdiri dari "pikiran reaktif" dan "pikiran analitis", serta metode "auditing" untuk menghapus trauma masa lalu yang disebut "engram". Setelah organisasi awalnya bangkrut, Hubbard mengubah pendekatannya menjadi keagamaan dan mendirikan Church of Scientology pada tahun 1954 .Encyclopedia BritannicaWikipedia+1Wikipedia+1
Ajaran dan Praktik Utama
Auditing dan Tujuan Menjadi "Clear"
Praktik sentral dalam Scientology adalah "auditing", di mana seorang auditor mengajukan serangkaian pertanyaan kepada individu (disebut "preclear") untuk mengidentifikasi dan menghapus engram yang diyakini menghambat pertumbuhan spiritual. Tujuan akhirnya adalah mencapai status "Clear", di mana seseorang dibebaskan dari pengaruh pikiran reaktif dan mencapai kesadaran spiritual yang lebih tinggi .Wikipedia
Konsep Thetan dan Reinkarnasi
Scientology mengajarkan bahwa manusia adalah makhluk spiritual abadi yang disebut "thetan", yang telah mengalami banyak kehidupan sebelumnya. Melalui praktik Scientology, thetan dapat menyadari potensi penuhnya dan mencapai kebebasan spiritual.Wikipedia
Struktur Organisasi dan Praktik Internal
Sea Organization (Sea Org)
Sea Org adalah unit elit dalam Scientology yang anggotanya menandatangani kontrak selama satu miliar tahun sebagai simbol komitmen mereka. Anggota Sea Org sering menjalani kehidupan yang sangat disiplin dan bekerja dalam kondisi yang keras. Beberapa mantan anggota melaporkan pengalaman kerja paksa, pengawasan ketat, dan hukuman berat The Scottish Sun.
Kebijakan "Disconnection"
Scientology menerapkan kebijakan "disconnection", di mana anggota didorong atau diwajibkan untuk memutuskan hubungan dengan individu yang dianggap sebagai "suppressive persons" (orang yang menentang Scientology), termasuk anggota keluarga. Kebijakan ini telah menyebabkan perpecahan dalam banyak keluarga dan dikritik sebagai bentuk kontrol sosial yang ekstrem .The New Yorker+2Reddit+2Wikipedia+2Wikipedia
Kontroversi dan Kritik
Operasi Snow White
Pada tahun 1970-an, Scientology meluncurkan "Operation Snow White", sebuah operasi infiltrasi besar-besaran ke dalam lembaga pemerintah AS untuk menghapus catatan yang tidak menguntungkan tentang Scientology dan Hubbard. Operasi ini mengakibatkan penangkapan dan hukuman penjara bagi beberapa anggota senior Scientology, termasuk istri Hubbard, Mary Sue Hubbard .Wikipedia+1Wikipedia+1
Perlakuan Terhadap Pengkritik dan Mantan Anggota
Scientology dikenal karena taktik agresifnya terhadap pengkritik dan mantan anggota, termasuk pelecehan hukum, intimidasi, dan kampanye pencemaran nama baik. Kebijakan "Fair Game" memungkinkan tindakan semacam itu terhadap individu yang dianggap sebagai musuh organisasi .Reddit
Perlakuan Terhadap Selebriti
Scientology memiliki hubungan erat dengan beberapa selebriti, seperti Tom Cruise dan John Travolta. Namun, beberapa mantan anggota selebriti, seperti Leah Remini dan Michelle Visage, telah mengkritik organisasi tersebut secara terbuka. Remini, misalnya, meninggalkan Scientology setelah mempertanyakan hilangnya istri pemimpin Scientology, sementara Visage keluar karena pandangan anti-LGBT dalam ajaran Scientology .pagesix.comEW.com+1pagesix.com+1
Status Hukum dan Pengakuan
Scientology diakui sebagai agama di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat dan Inggris. Namun, di negara lain seperti Jerman dan Prancis, Scientology dianggap sebagai sekte berbahaya dan telah menghadapi berbagai tindakan hukum dan pengawasan ketat Wikipedia.
Kesimpulan
Scientology adalah organisasi yang kompleks dengan ajaran spiritual yang unik dan struktur organisasi yang ketat. Meskipun mengklaim menawarkan jalan menuju pencerahan spiritual, praktik internal dan sejarah kontroversialnya telah menimbulkan kritik luas dan pengawasan hukum di berbagai negara. Bagi individu yang mempertimbangkan untuk terlibat dengan Scientology, penting untuk melakukan penelitian menyeluruh dan mempertimbangkan berbagai perspektif sebelum membuat keputusan.
Posting Komentar
0Komentar